header-int

Merajut Tradisi Pesantren: Mahasiswa Baru STIT Al-Muslihuun Ziarahi Makam Pendiri Yayasan di Sela Ke

Selasa, 30 Sep 2025, 21:32:05 WIB - 269 View
Share
Merajut Tradisi Pesantren: Mahasiswa Baru STIT Al-Muslihuun Ziarahi Makam Pendiri Yayasan di Sela Ke

 

 

 

 

 

Media.stit – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Muslihuun Tlogo Blitar menyisipkan kegiatan ziarah kubur dalam rangkaian Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK) tahun akademik 2025/2026. 

 

Seluruh mahasiswa baru (maba), baik dari kelas reguler maupun kelas cabang Nurul Iman, diajak berziarah ke makam pendiri Yayasan Al-Muslihuun dan penggagas STIT Al-Muslihuun, Alm. KH. Sibaweh Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (26/9/2025) siang, sebelum sholat Jum'at.

 

Kegiatan ziarah ini merupakan perwujudan komitmen STIT Al-Muslihuun dalam "Merawat Tradisi Pesantren" dan menanamkan nilai-nilai tawassul (perantaraan) dan ta’dzim (penghormatan) terhadap ulama dan pendahulu kepada mahasiswa baru. 

 

Langkah ini dianggap penting untuk menjaga kesinambungan spiritual dan ideologis kampus sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam yang berbasis Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja).

 

Pentingnya Menghargai Jejak Sejarah Institusi

Zaka Ali Ridho, Ketua BEM STIT Al-Muslihuun, turut mendampingi rombongan ziarah, menjelaskan bahwa ziarah makam pendiri bukan sekadar ritual, tetapi sarana pendidikan karakter. Ia menekankan bahwa mahasiswa harus mengenal dan menghargai jejak perjuangan para pendahulu yang telah mendirikan pondasi institusi.

 

“STIT Al-Muslihuun ini berdiri di atas darah, keringat, dan doa muassis (pendiri). Tanpa perjuangan beliau, kita tidak mungkin bisa duduk di sini untuk menimba ilmu. Ziarah ini adalah cara kita berterima kasih dan mengambil ibrah (pelajaran) dari semangat keikhlasan beliau dalam berjuang mendirikan madrasah dan kampus,” ujar Mahasiswa semester 5 di hadapan mahasiswa.

 

Rombongan ziarah yang terdiri dari mahasiswa baru dan didampingi oleh beberapa panitia PBAK bergerak menuju kompleks Makam Dowo yang terletak tidak jauh dari kampus.

 

Acara ziarah diawali dengan pembacaan surat Yasin dan tahlil yang dipimpin oleh salah satu panitia. Suasana haru dan khidmat menyelimuti area makam. Para mahasiswa terlihat khusyuk memanjatkan doa, memohon keberkahan ilmu dan kemudahan dalam menempuh studi.

 

Salah satu mahasiswa baru, mengungkapkan perasaannya usai berziarah. "Kegiatan ini sangat menyentuh. Setelah mendengarkan kisah perjuangan beliau, semangat belajar saya menjadi berlipat ganda. Saya merasa memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik kampus dan cita-cita pendiri," tuturnya.

 

Puncak Penanaman Nilai Moderasi

Penyelenggaraan ziarah makam sebagai bagian dari PBAK ini menegaskan bahwa STIT Al-Muslihuun menempatkan tradisi pesantren dan nilai-nilai keagamaan sebagai fondasi utama dalam pengembangan intelektual. 

 

Hal ini juga menjadi upaya konkret dalam menanamkan moderasi beragama, yaitu beragama yang menghargai tradisi (lokal) dan menghormati para pendahulu, sebagai antitesis terhadap paham-paham yang cenderung kaku dan tidak menghargai budaya setempat.

 

Dengan berakhirnya sesi ziarah ini, rangkaian PBAK diharapkan tidak hanya menghasilkan mahasiswa yang cerdas secara kognitif, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan karakter yang matang, siap menjadi pendidik profesional yang berpegang teguh pada prinsip ta'dzim kepada ulama dan hubbul wathon (cinta tanah air).

Unidha Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al Muslihuun Tlogo Blitar adalah satu-satunya perguruan tinggi agama Islam swasta yang ada di Kabupaten Blitar. Sejak awal berdirinya mengemban misi mencetak para lulusannya memiliki wawasan keilmuan yang luas, berfikir mandiri, terampil, dan memiliki skill sesuai dengan bidang keahliannya, yaitu sebagai tenaga pendidik Islam. Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Muslihuun (selanjutnya disebut STIT) Tlogo terletak di desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar.
© 2026 STIT Al-Muslihuun. Supported by Blitaristekno.com Follow STIT Al-Muslihuun : Facebook Twitter Linked Youtube