header-int

Outbond PTR Racana STIT Al-Muslihuun Cairkan Sekat Antara Panitia dan Peserta

Jumat, 23 Jan 2026, 15:15:17 WIB - 33 View
Share
Outbond PTR Racana STIT Al-Muslihuun Cairkan Sekat Antara Panitia dan Peserta

 

 

 

 

 

 

Media.stit– Minggu pagi (18/1/2026), hari kedua agenda Penerimaan Tamu Racana (PTR) STIT Al-Muslihuun Blitar  tersebut tidak lagi diisi dengan materi formal di dalam ruangan, melainkan dengan serangkaian kegiatan ice breaking dan outbond yang berhasil mencairkan kekakuan antara panitia dan peserta.

Sejak pukul 07.00 WIB, suasana yang awalnya tenang berubah menjadi riuh. Berbagai permainan ketangkasan dan logika yang disiapkan panitia memaksa seluruh elemen kegiatan untuk melepas atribut senioritas dan jabatan organisasi. 

Di lapangan rumput Jamburono, tidak ada lagi jarak antara panitia pelaksana, maupun mahasiswa baru yang menjadi peserta. Semua membaur dalam satu simpul persaudaraan kepanduan.

Kegiatan ice breaking dimulai dengan permainan konsentrasi yang sederhana namun penuh makna. Tujuannya jelas: memecah kebekuan emosional dan membangun kepercayaan diri peserta. 

Setelah suasana mulai "cair", agenda dilanjutkan dengan outbond yang mengedepankan kerja sama tim (teamwork). Permainan seperti estafet air, jaring laba-laba, hingga teka-teki logika lapangan menuntut setiap kelompok untuk berkomunikasi secara intens dan mengesampingkan ego pribadi.

Ketua Panitia PTR menjelaskan bahwa konsep outbond kali ini sengaja dirancang agar lebih manusiawi dan jauh dari kesan intimidatif. 

"Kami ingin menghapus stigma bahwa kegiatan pramuka perguruan tinggi itu melulu soal fisik dan tekanan. Lewat ice breaking ini, kami ingin menunjukkan bahwa organisasi adalah ruang yang menyenangkan." ungkapnya di sela-sela riuhnya permainan.

Keseruan semakin memuncak saat beberapa panitia tak segan ikut "terjun" langsung dalam permainan yang menguras fisik dan keringat. Interaksi yang terjadi tanpa sekat ini mendapat respon positif dari para peserta. 

Banyak dari mereka mengaku bahwa awalnya merasa tegang mengikuti PTR, namun setelah sesi outbond, rasa canggung itu hilang berganti menjadi rasa akrab.

Bukan sekadar ajang seru-seruan, setiap sesi permainan diakhiri dengan debriefing atau pemaknaan singkat mengenai nilai-nilai kepemimpinan dan solidaritas yang terkandung di dalamnya. 

Melalui pendekatan yang segar dan penuh kegembiraan ini, UKM Pramuka STIT Al-Muslihuun berhasil membuktikan bahwa membangun militansi organisasi tidak harus dilakukan dengan ketegangan, melainkan dengan keguyuban yang terukur dan bermartabat.

Unidha Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al Muslihuun Tlogo Blitar adalah satu-satunya perguruan tinggi agama Islam swasta yang ada di Kabupaten Blitar. Sejak awal berdirinya mengemban misi mencetak para lulusannya memiliki wawasan keilmuan yang luas, berfikir mandiri, terampil, dan memiliki skill sesuai dengan bidang keahliannya, yaitu sebagai tenaga pendidik Islam. Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Muslihuun (selanjutnya disebut STIT) Tlogo terletak di desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar.
© 2026 STIT Al-Muslihuun. Supported by Blitaristekno.com Follow STIT Al-Muslihuun : Facebook Twitter Linked Youtube