Media.stit – Suasana khidmat dan penuh sesak mewarnai Lapangan SDN 01 Gaprang, Kecamatan Kanigoro, pada Jumat malam (13/2/2026). jamaah dari berbagai penjuru Blitar tumpah ruah menghadiri Pengajian Akbar yang menjadi puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-52 Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Muslihuun Tlogo.
Kehadiran muballigh kondang, KH Ahmad Sulthon, menjadi magnet utama dalam acara tersebut. Sejak selepas Isya, arus masyarakat umum, para alumni, hingga seluruh civitas akademika STIT Al-Muslihuun mulai memadati area lapangan yang telah disulap menjadi panggung megah bernuansa islami.
Pengajian akbar ini digelar bukan sekadar untuk memperingati bertambahnya usia kampus, melainkan sebagai stimulus untuk memacu semangat dan motivasi bagi masyarakat serta seluruh keluarga besar STIT Al-Muslihuun. Di usia yang ke-52 tahun, kampus hijau ini ingin menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh bersama masyarakat melalui penguatan nilai-nilai spiritual.
Dalam ceramahnya yang lugas namun sesekali diselingi humor segar, KH Ahmad Sulthon memberikan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga integritas ilmu dan akhlak.
Beliau menekankan bahwa lembaga pendidikan seperti STIT Al-Muslihuun memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki mentalitas pejuang di tengah masyarakat.
"Ilmu tanpa semangat pengabdian itu kering. Pendidikan harus mampu menjadi motor penggerak kebaikan di lingkungan sekitar. Di usia 52 tahun ini, STIT Al-Muslihuun harus semakin kuat menjadi wadah pencetak kader bangsa yang beradab," ujar KH Ahmad Sulthon di hadapan jamaah yang menyimak dengan saksama.
Sepanjang acara, pengamanan yang dibantu oleh Banser dan pihak keamanan setempat memastikan alur kegiatan berjalan lancar. Meski lapangan dipenuhi jamaah, ketertiban tetap terjaga hingga seluruh rangkaian acara berakhir. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang tetap bertahan di lokasi hingga larut malam demi mendengarkan untaian doa penutup.
Pimpinan STIT Al-Muslihuun menyampaikan rasa syukur atas suksesnya gelaran puncak Harlah ini. Ia berharap suntikan motivasi dari KH Ahmad Sulthon dapat menjadi energi baru bagi para mahasiswa dan dosen untuk terus berinovasi dan eksis di kancah pendidikan nasional tanpa meninggalkan akar nilai pesantren.
"Malam ini adalah bukti bahwa kampus kami ingin selalu dekat dengan rakyat. Doa dan dukungan masyarakat adalah napas bagi kami untuk terus mengabdi hingga tahun-tahun berikutnya," ungkapnya singkat di sela-sela acara.
Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh KH Ahmad Sulthon, membawa harapan baru bagi kemajuan STIT Al-Muslihuun dan kesejahteraan masyarakat Blitar secara umum.

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al Muslihuun Tlogo Blitar adalah satu-satunya perguruan tinggi agama Islam swasta yang ada di Kabupaten Blitar. Sejak awal berdirinya mengemban misi mencetak para lulusannya memiliki wawasan keilmuan yang luas, berfikir mandiri, terampil, dan memiliki skill sesuai dengan bidang keahliannya, yaitu sebagai tenaga pendidik Islam. Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Muslihuun (selanjutnya disebut STIT) Tlogo terletak di desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar.